Drama Sanksi FIFA: Daisuke Sato Klarifikasi Kasus Persib, Singgung Permintaan Tak Publikasikan Nama
Campernik.com – Isu sanksi FIFA terhadap Persib Bandung terus menjadi sorotan publik. Nama mantan pemainnya, Daisuke Sato, ikut terseret dan disebut-sebut sebagai penyebab klub tersebut masuk dalam daftar larangan pendaftaran pemain (FIFA Registration Ban).
Menanggapi kabar yang beredar, Sato akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sepenuhnya benar. Ia memberikan klarifikasi terkait polemik yang berkembang setelah Persib resmi masuk daftar sanksi FIFA.
“Saya ingin memberikan klarifikasi terkait hangatnya perbincangan yang belakangan ini muncul mengenai larangan pendaftaran pemain yang dijatuhkan kepada Persib Bandung,” ujar Sato melalui akun Instagramnya, @daisukesato.
Dalam penjelasannya, pemain berusia 31 tahun tersebut menegaskan bahwa masalah ini bukanlah kasus baru. Ia menyebut persoalan bermula dari sengketa kontrak antara dirinya dan Persib Bandung setelah kerja sama berakhir pada 2023.
“Tentu masalah ini bukan merupakan hasil dari laporan baru ataupun tindakan terbaru dari pihak saya. Perkara ini berkaitan dengan sengketa kontrak antara Persib Bandung dan saya, Daisuke Caumanday Sato, setelah kontrak saya diakhiri pada tahun 2023,” lanjutnya.
Sato juga menuturkan bahwa sejak awal dirinya memilih menempuh jalur profesional untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Langkah hukum diambil sebagai bentuk upaya melindungi haknya sebagai pemain.
“Sejak awal, saya berusaha menangani situasi ini secara profesional dan melalui jalur yang semestinya. Namun, karena cara situasi kontraktual saya ditangani saat itu serta kondisi yang saya hadapi, saya tidak memiliki pilihan yang wajar selain melindungi hak-hak saya melalui proses hukum,” tutur Sato.
Perselisihan ini kemudian diproses oleh otoritas sepak bola dan lembaga hukum terkait. Persib Bandung juga sempat mengajukan keberatan melalui prosedur yang tersedia, namun hasil akhir tetap berpihak kepada Sato.
“Kasus ini kemudian diperiksa oleh otoritas sepak bola dan lembaga hukum yang berwenang. Persib Bandung memilih untuk menggugat atau mengajukan keberatan atas perkara ini melalui prosedur yang tersedia. Setelah seluruh tahapan proses selesai dijalani, keputusan yang dihasilkan menguatkan posisi saya,” ungkap Sato.

Tinggalkan Balasan