Campernik.com – Rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Bandung. Langkah tersebut diyakini dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas wilayah Bandung serta sekitarnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa informasi terkait reaktivasi Bandara Husein diperolehnya setelah kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kota Bandung pada 25 Mei 2026.

Menurut Farhan, Presiden juga memberikan arahan agar reaktivasi Bandara Husein dilakukan bersamaan dengan pengaktifan kembali Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

“Setelah Presiden berkunjung ke Kota Bandung, sore harinya saya mendapatkan kabar bahwa Presiden memberikan instruksi agar reaktivasi Bandara Husein dilakukan bersama-sama dengan Bandara Adi Sucipto,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (27/5/2026).

Farhan menjelaskan bahwa selama ini Bandara Husein sebenarnya tidak pernah berhenti beroperasi sepenuhnya. Aktivitas penerbangan masih berlangsung, meski terbatas pada penerbangan berjadwal menggunakan pesawat baling-baling dengan rute antarkota di Pulau Jawa.

Karena itu, reaktivasi yang dimaksud adalah mengoptimalkan kembali fungsi Bandara Husein seperti sebelumnya, termasuk membuka peluang peningkatan layanan penerbangan domestik maupun internasional.

Pemerintah Kota Bandung pun menaruh harapan besar terhadap kebangkitan bandara yang pernah menjadi salah satu pintu gerbang utama transportasi udara di Jawa Barat tersebut. Sebelum adanya pembatasan operasional, Bandara Husein tercatat melayani jumlah penumpang yang cukup tinggi dan berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi daerah.

Dengan rencana reaktivasi ini, Bandara Husein diharapkan kembali berperan sebagai penggerak sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya.